Tips Merawat Ciput Rajut Supaya Tetap Awet

Unmundomaravilloso – Apakah Anda juga memakai siput rajutan jika berjilbab? Jika perlu memakai siput rajutan, Anda juga perlu mengetahui cara merawatnya dengan baik agar kualitasnya terjaga dalam waktu yang lama. Anda tidak perlu membeli ciput baru secara rutin jika Anda tahu cara merawatnya dengan baik. Mau tahu seperti apa perawatannya? Simak 7 tips naishahijrah dalam merawat rajutan agar tetap tahan lama.

1. Cuci rajutan ciput dengan menggosoknya secara perlahan

Siput yang digunakan secara teratur tentu saja kotor dan perlu dicuci. Sebelum Anda mencucinya, ada baiknya Anda merendamnya selama 5 menit dengan sabun atau detergen lembut. Cara ini tentunya lebih memudahkan dalam membersihkan siput dari kotoran sebelum digosok. Anda juga harus berhati-hati agar tidak terlalu lama merendamnya, menjaga kualitas keripik dengan baik dan tidak rusak akibat terkena air sabun yang terlalu lama.

Jika Anda ingin mencuci rajutan, jangan taruh di mesin cuci. Jika Anda mencucinya di mesin cuci, rajutan itu hanya akan meregang. Lebih baik jika saya menyerahkan keripik rajutan dengan lembut. Jika Anda menggosok perlahan, kotoran bisa diselesaikan dengan lebih detail.

2. Gunakan sabun lembut saat mencuci

Usahakan jangan mencuci ciput dengan detergen yang terlalu bersih. Pilih pembersih dengan formula lembut atau gunakan sabun saat Anda mencucinya. Misalnya seperti sabun khusus baju bayi, secara alami siput tetap terjaga kualitasnya dan juga siap melindungi kulit. Terkadang, jika bahan pembersihnya mengandung bahan yang keras, menempelkan ciput yang digunakan pada kulit dapat menyebabkan iritasi kulit menjadi merah, bahkan sebagai pemicu munculnya jerawat. Anda tidak menginginkannya, bukan?

3. Beri bumbu agar ciput cepat tercium

Usai menggosok ciput, jangan berikan aroma akhir yang selalu membuat wangi ciput, meski dipakai seharian. Rendam ciput selama 10-15 menit dalam air wangi sebelum dikeringkan, atau Anda juga bisa mencoba menyemprotkan wangi yang dicampur air sambil mengeringkan ciput di bawah sinar matahari. Dengan cara ini maka ciput akan selalu harum.

4. Keringkan ciput hingga kering agar tidak berbau apek

Cara merawat keripik rajutan adalah dengan mencucinya, mengangin-anginkannya, dan menghindari sinar matahari langsung. Ini adalah cara untuk menjaga kualitas ciput agar awet. Jika tidak kering, jangan sampai lembap karena dapat menimbulkan bau tidak sedap saat digunakan.

5. Jangan menyetrika agar tidak meregang

Selanjutnya jangan dikeringkan setelah dikeringkan, agar tidak cepat meregang dan berubah warna akibat panasnya setrika. Apalagi jika Anda menyetrika langsung dengan suhu panas, karet pada rajutan siput akan hilang dengan sendirinya dalam hitungan detik. Tidak ada efek antara menyetrika dan tidak. Karena ciput ini sudah memiliki tekstur tersendiri.

6. Lipat pisau pengupas dan jangan menggantungnya agar tidak meregang

Jangan pernah menggantung klip setelah dicuci, kini Anda bisa langsung melipatnya dengan rapi dan memasukkannya ke dalam lemari. Jika digantung maka ciput akan cepat mengembang, hal ini akan menurunkan kualitas ciput, sehingga Anda akan membeli ciput dengan cepat sehingga kurang ekonomis.

7. Segera bersihkan jika diwarnai siput, agar tidak lengket lagi

Jika terkena noda ciput seperti riasan atau noda lainnya, sebaiknya segera bersihkan setelah pulang! Jangan sampai butuh waktu lama sebelum Anda tidak membersihkan noda pada chip ini. Bisa jadi noda ini sulit dihilangkan dan membekas pada siput anda. Segera rendam selama 5 – 10 menit dalam air sabun dan cuci bersih.

Hindari menggunakan kembali noda sebelum dicuci, oke! Karena selain menumpuk noda, Anda juga bisa berkeringat dan membuat ciput Anda berbau.